Diberdayakan oleh Blogger.

media

0
Kita manusia tidak akan lepas akan sebuah informasi. Layaknya sebuah organ dalam tubuh kita, ketika kita kehilangan maka kita tidak akan disebut manusia, atapun makhluk hidup. Maka informasi akan selalu dibutuhkan dalam sebuah kehidupan.
            Dan maka dari itu, semua makhluk hidup berusaha untuk mencari, membuat, dan menyebarkan sebuah informasi. Tak terkecuali DNA dalam tubuh manusia yang terus menerus memberikan informasi sel-sel dalam tubuh kita menerima informasi untuk menjalankan teknis fungsi, sesuai telah di tetapkan Tuhan.
            Sejak zaman sebelum Roma menguasai sebagian besar dunia, kita manusia sudah mencari, membuat dan menyebarkan informasi. Sehingga terbentuklah sebuah media. Meskipun pada zaman dahulu media lebih banyak di sebarkan oleh lisan ke lisan. Atau perintah dari penguasa.
            Kini zaman telah berkembang, dan terbentuklah media sebagai alat untuk menyebarkan informasi ke manusia-manusia. Namun sayangnya sebuah media tidak terlepas dari dominasi sebuah pihak tertentu untuk mencapai tujuannya.
            Sewaktu kita masih dijajah, media menjadi alat penting untuk membangkitkan rasa kebangsaan kita untuk menyatakan kemerdekaan, media telah membentuk manusia-manusia seperti Soekarno, Hatta, Syahrir, Natsir. Merekalah yang menumbangkan kolianlis sehingga kita menikmati tujuh belas agustus.
            Namun, telepas dari semuanya, media tetaplah dikuasai oleh segelintir kelompok. Entah baik atau buruk. Tapi begitulah yang terjadi. Media akan memihak walau kadang tak terlihat jelas. Sehebat apapun media, tetap saja mereka dikuasai oleh penguasa yang memiliki kekayaan.
            Belum ada sebuah media yang bebas dalam penyampaiannya yang tidak berpihak. Dan menyuarakan sebuah kebenaran. Sebuah media yang mengambil jalan tengah dan hidup dalam toleransi di tengah carut marut keberpihakan kubu. Dan pembodohan rakyat oleh kelompok-kelompok pencitraan dan pengumbar janji semata.
Read more

3 pemuda sinting (1)

0
Assalamualaikum

weeehehehehehe libur udah mau abis aja. ga kerasa banget. padahal masih pengen tidur puas, ngebolang, gila-gilaan bareng temen gua yg sintingnya di atas rata-rata.  but, it's ok.

dari pada nggrutu mulu, mendingan gua nulis ye.

oke, waktu sebelum liburan. kita, beberapa orang dari pragalas, mau ke bogor. tepatnya menghadiri sebuah acara, (oke acaranya ga perlu disebutkan, karena banyak menuai kontroversi), di Villa di daerah Cisarua. kita udah merencakanan semuanya. dari mulai transport, makan, dll.

dan orang-orang yg ikut adalah


Heru




endah


gua


ka otoy


ka azwar


ka rofiq


ka rindu

inilah para pemuda-pemudi tangguh yang akan berpetualang dari jakarta ke Puncak dengan menggunakan motor. rencananya kita akan berangkat sore, dan sampe disana malam, dan bermalam dengan mendirikan tenda.


jam 14.30

gua tinggal siap-siap, barang-barang buat berangkat. tapi tiba-tiba ada sms dari Hasan.

"jar, kalo lu mau naek angkot berangkatnya, gua sama anggi ikut."

waduh, oke, gua bimbang. mau nemenin mereka atau ikut naek motor. dan setelah gua pikir-pikir lagi, biar tambah rame disana. akhir nya gua jawab.

"oke"

"sip, tunggu gua sama anggi di galas" jawabnya lagi.


and then, rencana gua buat mengarungi Puncak, pake motor hilang. terganti sama naek angkot bareng, hasan dan anggi.


jam 15.00

gua sampe di galas.

heru, endah, karindu, ka otoy, ka ropiq, dan ka azwar. udah nongol disana.

"Jar, udah ayu, berangkat takut ujan di depok ntar." sahut heru.

"hasan sama anggi ikut, naek angkot. gua nemenin dia."

"mana anaknya?"

"lagi di jalan. udah pada duluan aja. paling ntar lu pada nyampe duluan. kita ketemuan di pasar Cisarua aja. gimana?"

" ya, udah."

akhirnya mereka berangkat duluan. dan gua masih nunggu dua orang itu. gak, lama kemudian. hasan dan anggi muncul.

"jar!" panggil Hasan yang lagi jalan bareng anggi, menghampiri gua,

"Ape?"

"udah langsung berangkat aja. takut kemaleman. kira-kira berapa ongkos kesana ya."

"paling juga cuma sampe 20ribuan " jawab anggi.

"ya udah lah. eh tapi gua gatau, mau naek apaan kesana." sergah gua.

"dih!, gua pikir lu tahu jar." hasan kaget.

sial, hasan gatau, gua gatau. gimana mau ke puncak ini. gila.

"eits, selow... gua ada GPS. tenang." jawab anggi. make gaya mukanya yg ngeselin.

"Ah, tetep aja. susah bege. kita aja gatau nama vila nya apa." gua jawab lagi. soalnya gua ga yakin kalo cuma pake GPS.

"kalo ga salah si nama vilanya, vila S*lm* , gua udah cari di internet. tempatnya gede." jawab anggi.

" Ya udah lah, mendingan berangkat sekarang. urusan kesasar mah belakangan." sahut gua. biar ga keberu malem nyampe tempat.


akhirnya kita bertiga berangkat, dengan bekal ongkos, dan GPS. kita siap ngebolang dari jakarta ke puncak. walaupun gatau apa-apa.

kira-kira kesasar ga ini ya?
Read more

mereka yang dianggap gila

0
mereka dilupakan, tidak dianggap dan dikucilkan. bagi mereka itu tak masalah. sebab mereka tidak butuh publikasi klise demi kebesaran nama. mereka tidak malu dianggap gila bagi sebagian orang, karena bagi mereka gila adalah sebuah pelepasan dari sebuah pikiran dari mayoritas biasa.

mereka para pejuang sejati, yang membawa kedamaian sesungguhnya. terlepas atas agama, ras, dan negara. mereka menyuarakan kebahagiaan yang penuh dengan persahabatan. senjata mereka adalah tawa dan cita dalam pelukan kesahajaan, berbagi.

sudah terlalu banyak, duka atas perang yang berkelanjutan di bumi ini. ketika semuanya hanya menuntut sebuah kebenaran kepentingan kelompok semata. dan melihat segalanya melalui perbedaan. kita berperang hanya karena paham yang berbeda. kita berperang atas dasar mayoritas dan minoritas.

kita telah terlalu lama dibutakan oleh perbedaan.

mereka mencoba mengatakan itu. tapi kita terlalu bebal untuk sadar. bahwa segalanya hanya di bedakan menjadi dua. yaitu, baik dan buruk.

namun mereka berkilah, dan membuat sebuah hidup menjadi kompleks.

mereka hanya ingin segalanya mengikuti apa yang mereka mau. mengikuti apa yang mereka lakukan. perbuatan baik menjadi kedok untuk ajang promosi kepentingan kelompok saja. dan dengan begitu kecemburuan tidak akan pernah berakhir.

mereka telah berucap. melalui senandung-senandung indah yang kau bilang haram itu. mereka telah bersuara dengan tindakan yang kau bilang bodoh  itu. mereka telah bicara dengan tulisan-tulisan yang kalian bilang sampah dan rasis itu.

sudah waktunya kita mendengarkan suara mereka. siapapun kita.dari agama apapun, dari ras manapun, atau pun dari suku manapun. dengarkan.

kita adalah saudara.

Read more

frustasi

0
aku frustasi, beribu orang bicara tentang cita. dari mulai politisi, artis,  hingga anak SMA. semuanya bicara tentang cinta. mereka terpikat, terbuai, dan membuat janji-anji omong kosong belaka. "semuanya karena cinta" mereka bilang. bah, mendengarnya aku sudah muak.

tahu apa kalian soal cinta?

kalian politisi, menyuarakan cinta, demi kursi-kursi yang lelang di Senayan.
kalian artis, menyarakan cinta, demi nama kalian tersebut-sebut di setiap di infotaiment sore, yang di tonton ibu-ibu sambil mengasuh anaknya
sedangkan kita, anak SMA, menyuarakan cinta. padahal tidak mengerti apa itu cinta. kita hanya mengaggap hal itu sebatas, hubungan antara laki-laki dan perempuan saja. kita mengkerdilkan arti cinta itu sendiri. seperti mainan anak-anak, ketika kita sudah merasa bosan kita tinggal buang, lalu mencari lagi yang baru.

maka dari itu kubilang omong kosong.

kalian, kita, dan mereka sama saja, terus-menerus bicara omong kosong, entah untuk negeri, ataupun untuk diri sendiri. semuanya menipu diri kita sendiri. topeng-topeng palsu masih kita kenakan, namun tidak pernah disadari.

begitulah cinta menurut kita semua. tak lebih dari sebuah mainan. atau seperti tebu, manisnya kita rasakan, sepahnya kita buang. hahaha, benar bukan?

percuma juga aku menulis ini semua. tak ada guna, sebab telinga kita, kalian, dan mereka, tetap bebal. bagi kita, cinta adalah alasan egois untuk memiliki sesuatu.

terbukti bukan? kita masih mengenakan topeng-topeng itu.
Read more

Down to zero (it’s not over)

0



sedih, gagal, dan jatuh hingga kedasarBukanlah sebuah akhir. Jatuhnya memang sakit. Tapi tahukah kau kawan?











Ada hal bahagia yang hanya akan kau rasakan ketika kita jatuh. Ada sebuah sensasi begitu bebas, seperti ketika kita jatuh dari ketinggian.  Walaupun sakit, dan meskipun betapa malu dan kesalnya kita. 



karena.... 








Dari nol lah segalanya dimulai. Dari sebuah ruang hampa, segalanya akan terisi, dan terus mengembang, seperti asal mula jagad raya yang di ciptakan Tuhan. Dari nol lah kita akan menanjak kembali, menuju dan menembus titik kita terjatuh, hingga menuju puncak.








semuanya belum berakhir












mulai dari awal. Kita buat kembali, atur kembali menjadi lebih baik dari sebelumnya. Mari kita bangkit lagi.

 Masih ada kesempatan yang terhampar luas di bumi ini untuk kita coba bersama.







Dan ketika kita jatuh kembali, 


tinggal kita bangun lagi. Dan berlari kembali.






because it’s not over…



Read more

Als Ik

0
"Als Ik" bukanlah sebuah kalimat pesimistis penentang takdir. berbeda dari penyesalan terhadap hal yang telah terjadi. bagiku, "Als Ik" adalah sebuah ungkapan syukur atas sebuah bagian kecil yang menggiring ku sebuah bagian besar yang sungguh sangat mengejutkan.

seandainya aku tidak bersama mereka, aku tak tahu apa yang akan terjadi dengan diriku. mungkin aku hanya akan hidup dalam realita biasa. belajar, mengerjakan PR, pulang sekolah. tak ada petualangan, dan tak ada ambisi.

dalam batas daya pikir manusia yang hanya diberikan setitik oleh Tuhan. disini semuanya tertulis, oleh tawa dan kenangan indah yang tak akan pernah kalian mengerti.

dan karena aku bersama mereka, maka disinilah aku dengan diriku. dan aku tak perlu menjadi orang lain, ataupun menahan keinginan karena sebuah komitmen yang naif.

dan jika tidak dengan mereka. aku akan seperti kalian yang terus bicara. yang tak pernah bisa melihat kenyataan dan fakta. yang hanya akan membalas, seperti seorang anak yang disiksa ayahnya. dan terus diteruskan hingga turun temurun.

kau tak akan pernah mengerti......
Read more

lentera jiwa

0
setiap orang memiliki hobi, atau pun suatu kegiatan yang sangat ia cintai. dan tentunya hobi apapun itu atau kegiatan apapun yg mereka cintai itu, ketika mengerjakannya mereka akan selalu merasa bahagia. mereka tidak peduli dengan berapa banyak uang yang mereka keluarkan, berapa banyak waktu yang telah mereka habiskan, atau pun komentar dari orang-orang disekitar. dan tak jarang hobing yang mereka geluti malah menjadi pekerjaan mereka sendiri, yang membawa mereka ke jenjang karier yang tinggi. itulah orang-orang yang mendapatkan apa yang disebut dengan lentera jiwa.


cahaya akan menuntut kita melewati pusaran waktu, menuju kebahagiaan hati kita. dan panasnya akan menghangatkan kita di dunia yg dingin dan terkadang kejam ini. 


hanya orang-orang berani yang mampu mendapatkan lentera jiwa mereka. mereka adalah orang-orang yang tidak termakan rayuan materialistis. karena banyak orang-orang yang rela meninggalkan apa yang mereka sukai atau suatu pekerjaan yang tidak sukai, namun harus mereka jalani hanya demi keamanan finansial belaka. 

seperti halnya kita anak SMA. setelah kita lulus, yang ada di pikiran kita adalah, mau kuliah apa?  dan sebagian besar orang akan memilih jurusan dimana mereka akan digaji besar dan dijamin oleh asuransi. akan tetapi kita tidak pernah mimikirkan apakah kita menyukai bidang tersebut? atau apakah hati kita terasa tentram dengan melakukan hal ini?

bisa jadi kita malah terus tertekan akibat pekerjaan yang tidak kita senangi itu. meskipun kita mendapatkan gaji yg besar, asuransi jiwa yang bagus, atau pun rumah yang luas. tapi jika pikiran dan hati kita tertekan untuk  apa semua itu?







mereka adalah orang-orang yang telah menemukan lentera jiwa mereka.

lalu dimanakah lentera jiwa mu?



Read more

akar korupsi

0
Assalamualaikum wr wb
mumpung lagi stuck abis belajar, mendingan kita refresing dulu ok.

kali ini gua akan nulis tentang korupsi







ga usah kita pungkiri lagi kalo korupsi udah merajalela di negeri ini. bukan cuma di pemerintahan pusat. tapi dari mulai daerah, kecamatan, sampai institusi seperti sekolah masih banyak yang melakukan praktik korupsi. dan yang lebih gatau malunya lagi. para koruptor yang ketangkep bukannya pada insaf. malah pada senyam-senyum di kamera, ada yang perawatan facial di penjara, sampe nonton pertandingan tenis di Bali (ya, you now lah siapa)






tapi kalo di pikir-pikir kenapa negeri kita sampe bobprok kayak gini ya? padahal dari catatan sejarah, pada zaman penjajahan dulu negeri kita adalah negeri yg pemberani. yang ga takut mengorbankan harta, raga, bahkan jiwa demi kemerdekaan. dan para pemudanya bener-bener terpelajar dan ga matre. malahan pengen membangun negerinya jadi merdeka dan berpendidikan.

lantas kenapa sekarang jadi ngaco begini?
dan kenapa koruptor-koruptor ga pada jerah malah pada nambah terus?





menurut gua, ini semua di karenakan butterfly effect (weh gila bahasanya ya ) istilah gua denger dari seorang sesepuh. dan setelah gua cari di google. kira-kira maksudnya adalah dimana suatu komponen yg kecil dapat berakibat besar pada suatu sistem yg berjalan. atau membawa perubahan yang signifikan.


penjelasan gampangnya, misalkan lu punya jadwal kegiatan selama sebulan. nah waktu ngerjain jadwal yg pertama itu waktunya ngaret dan tertunda. jadinya efeknya bakalan ke kegiatan-kegiatan yang laen. juga bakalan tertunda.


hubungannya dengan korupsi?

hubungannya adalah, seorang koruptor adalah manusia. yang dulunya pasti berawal dari bayi dan beranjak dewasa. nah dalam proses tersebut tentunya ia akan mengalami proses pendidikan.

"proses pendidikan inilah yang menentukan dirinya apa dia akan menjadi seorang koruptor yang matrelialistis, atau seorang pemimpin yg bertanggung jawab dan bijak."

jadi semuanya berawal dan ditentukan dari pendidikan kita.

maka sekarang kita lihat pendidikan kita, apakah institusi pendidikan negeri ini telah mengajarkan kita untuk menjadi seorang pemimpin yg bijak, menjadi seorang pemuda intelektual yang analisis dan kritis, mendidik untuk menjadi indvidu yang bukan cuma berteori?


Read more

keberlangsungan budaya baca

0
Assalamualaikum wr.wb

udah lama sekali gua vakum nulis blog gua ini. dan alhasil blog gua jadi terbengkalai udah kayak bunker bekas perang gini. yah, dikarenakan beragam aktivitas yang banyaknya minta ampun sampe bikin gua kurus, padahal udah makan banyak (cacingan kali ya). but, mumpung lagi ada waktu luang, mari kita nulis lagi.

oke tulisan gua kali ini adalah tentang :


budaya membaca

ga usah make kata-kata yang berat atau pun perumpamaan-perumpamaan lagi, kita udah tahu pastinya kalau membaca itu penting. maka dari itu kita sebagai anak muda (wehehehe muda euy) udah seharusnya kita membudayakan diri kita untuk membaca.

nah, jadinya kadang di sekolah-sekolah ada yang namanya budaya baca. yeah well, that's good program. malah di sekolah gua kegiatan itu di jadiin program unggulan. nah yang jadi pertanyaan adalah, apakah budaya baca itu benar-benar jadi budaya?

budaya kalau menurut gua, adalah suatu hal yang dilakukan berulang-ulang oleh suatu komunitas, dan menjadi sebuah kebiasaan. yah maklum kalo ngaco.

jadi permasalahannya apa, program itu bener-bener jadi budaya di kalangan siswa jadinya ga cuma seperti kegiatanya yang sifatnya hanya untuk pencitraan semata. bisa-bisa pendidikan kita bukannya makin bener malah jadi makin bobprok ntar. 

coba : misalkan di sekolah A. menjalankan budaya baca buku apa saja selain pelajaran. lalu di wajibkan untuk membaca. lalu mencatat buku yang dibaca ke daftar absen sekolah. dan selalu ada guru atau staf yang mendokumentasikannya lewat kamera atau pun merekamnya.

namun, anehnya terkadang para guru lupa untuk mengadakan acara ini padahal sudah ada jadwalnya.

nah, menurut lu  semua :
  • apa dengan cara ini bener-bener bisa membuat baca menjadi budaya bagi para siswa?
  • apakah program tersebut bertujuan untuk pencitraan sekolah semata atau bener-bener untuk niat tulus ikhlas demi memperbaiki mental dan pendidikan bangsa?


menurut gua, acara tersebut hanya untuk pencitraan semata. dan budaya baca ga terjadi di antara para siswa. karena sudah merasa terbebani. siswa sendiri akan menganggap kegiatan tersebut tak penting, karena para gurunya sendiri sering lupa untuk mengadakan kegiatan tersebut walaupun sudah ada jadwalnya (waduh) kalo gurunya aja begitu apa lagi muridnya coba.


solusi : (menurut gua lagi)

"kita ga perlu yang namanya buat acara baca buku secara akbar satu sekolah."

tapi kita mempromosikan sebuah buku yang kita baca kepada guru dan juga sebaliknya. kita menceritakan isi buku yang kita baca kepada teman dan guru kita. sampai mereka tertarik untuk membacanya. dengan begitu, para guru pun juga akan  mempromosikan buku yang dibacanya kepada para murid-murid. sehingga nantinya secara ga langsung kita semua akan mau yang namanya membaca buku.

tapi terkadang emang kalo kita (siswa) merasa kurang sreg kalo pengen mempromosikan buku yang kita baca ke guru. dan guru pun terkadang merasa kalau yang seharusnya banyak baca itu murid bukan dirinya.


well sekian dulu. maaf kalo ada yang tersinggung, tulisannya rada ngaco bahasanya (namanya juga lagi belajar).


mari kita tolak segala hal-hal yang dilaksanakan hanya untuk pencitraan semata tanpa ada gunanya sama sekali!






Read more

pengalaman dan evaluasi

1
banyak buku-buku yang mengatakan pengalaman adalah guru yang paling beharga. maka semua yang terjadi adalah sebuah pembelajaran diri. segala yang kita alami adalah proses pembelajaran diri dalam rentang waktu yang dimulai ketika menangis untuk pertamakalinya hingga menghembuskan nafas terakhir dan melihat ruh kita diangkat oleh malaikat maut.

semua momen yang pernah ada, mempunyai  sebuah tujuan dan akan berakhir dengan sebuah tawa dan canda, dalam usaha bernostalgia akan momen tersebut. sesakit apapun, seberat apapun seorang individu ingin melupakan dan menganggapnya tak ada. usahanya akan sia-sia, karena momen itu akan selalu tersimpan dan ada. maka melupakan adalah hal bodoh, lari lebih bodoh lagi.

sungguh bodoh orang yang menyesal karena keputsannya sendiri. bukankah jika ia memutuskan, semestinya sudah tahu konsekuensi dari pilihannya. maka jika menyesal dan larut dalam penyesalannya adalah bodoh. tangisan tiada guna untuk hal seperti itu. pena-pena telah mengering, dan lembaran-lembarang telah ditutup. tidak ada satu helai daun pun yang jatuh tanpa sepengetahuan-Nya, jadi buat apa kita menyesal untuk sesuatu hal yg telah direncakan? bukankah semua yang Dia rencakan adalah kebaikan untuk makhluk-Nya? maka pada dasarnya tidak ada pengalaman yg buruk, semuanya akan dianggap baik walaupun dalam dimensi waktu yang berbeda-beda.

maka pantaslah pengalaman menjadi guru yang paling berharga dalam hidup kita. karena dari merekalah kita bisa mengevaluasi diri. dimana kesalahan-kesalahan kita, dan apa yang harus kita lakukan semestinya, sehingga jika ada orang yg mengalami hal yg sama seperti kita alami, dapat kita tuntun mereka sehingga dapat melauluinya dengan lebih baik.
Read more

blog kamu yg blogspot kenapa jarang diurusin sekarang?

0
Read more

pilih 2 apa 1 ? haha

0
Read more

kontras

0
Assalamualaikum wr. wb

udah lama ga jumpa dan membuat tulisan-tulisan lagi. sampai-sampai udah kayak mati suri aja. yah maklum lah karena beberapa hal dari mulai UAS (Ujian Agak Serius), kegiatan-kegiatan yang membuat setiap pulang sekolah langsung bikin saya tepar di kasur, dan juga hal-hal lain yang bersifat pribadi yang tak bisa di ceritakan di media public ini (hahahha sok). well, oke langsung aja kita mulai lagi menulis :

KONTRAS, ketika membaca sebuah tulisan. seketika kata itu terus muncul di kepala saya. terus mengisi hingga penuh dan membuat saya begitu miris, malu semalu-malunya seolah sampai umur saya yang menginjak remaja ini serasa hanya seonggok daging yang di berikan ruh oleh Allah.

baiklah kalian semua pasti bertanya-tanya tulisan apa yang saya baca sehingga saya begitu merasa malu sebegitunya seperti itu. baiklah, tulisan yang saya baca itu adalah. cerita tentang kisah orang-orang yang dalam kehidupannya mengalami ketidak sempurnaan (dalam hal ini fisik).  contohnya, Jessica Cox. dia adalah seorang perempuan muda yg berprestasi. dia mendapatkan sabuk hitam tae kwon-do di dua federasi, dia seorang penari balet yang handal, dan mempunyai lisensi pilot. lalu apa yg membuat saya begitu kagum adalah, karena sejak lahir dia tidak mempunyai tangan.

bayangkan, saja dengan keterbatasannya itu dia dapat mencapai pencapaian yang terkadang bagi orang-orang normal pun sulit untuk didapatkan.

dan juga kisah jeremy, seorang yang mengalami autis dan sempat dianggap gila oleh orang-orang di sekitar tempat tinggalnya. ternyata mampu menulis buku tentang autis, dan dapat membantu saudara-saudaranya yang sama seperti dia.

bukankah begitu kontras, dengan kita yang normal dan sehat. terkadang malah begitu lemah dan mudah putus asa. terlalu takut jika jadi bahan pembicaraan orang-orang yang memperolok kita, terlalu takut jika kita gagal, atau pun ketika kita takut bagaimana caranya memulai sesuatu. saya pun mengalami hal-hal yg demikian, mungkin anda juga mengalaminya?

tapi ketika membaca kisah mereka seolah hal-hal ini tak berlaku bagi mereka. mereka tak takut pada cibiran atau remehan orang-orang. tak takut pada kegagalan, dan hal-hal semacam itu. tentunya kalian mengerti.

maka sekarang, siapakah yang pantas di sebut normal dan tidak normal???

lantas, apakah kita mau kalah dengan mereka, logikanya, jika mereka saja dapat melakukan hal itu, masa kita tidak bisa?






“Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat”. (Al-Hijr(15):56)
Read more

dimensi sebuah musibah

0
sebagai seorang manusia kita pastinya tidak akan lepas dari yang namanya musibah. musibah akan selalu, mengisi diri kita sampai kita masuk ke liang lahar. musibah selalu di kait-kait kan dengan kesialan, kemurungan, kemalangan dan segala macam hal yang tak enak.

musibah memang memberikan rasa sakit. dan terkadang sakitnya bukan hanya fisik tetapi juga mental dan hati pun juga merasakan sakitnya. tetapi kenapa mesti ada musibah? bukankah Allah begitu menyayangin makhluk-Nya. tetapi mengapa Dia menciptakan musibah?

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira pada orang-orang yang sabar,(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun (Sesungguhnya semua berasal dr Allah dan akan kembali kpd_NYa). Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS.Al-Baqarah:155-157)

ya, karena inilah. Allah memberikan kita sebuah musibah adalah untuk kebaikan diri kita sendiri. agar kita mampu bersabar dari musibah itu dan dapat menjadi orang yang lebih baik lagi setelah mengalaminya. musibah adalah salah satu cara agar kita menjadi lebih kuat dari sebelumnya. semacam latihan yang dapat meningkatkan kemampuan kita.

musibah itu seperti, buah durian. di luarnya berduri dan tajam, dan butuh tenaga ekstra untuk membuka kulitnya. tetapi jika kita sudah dapat membukanya kita akan mendapatkan sebuah buah yang begitu harum dan manis.

begitulah sebuah musibah. untuk merasakan manisnya kita harus merasakan sakit. agar dapat mendapatkan manisnya. seperti kata-kata yang waktu itu saya baca di sebuah buku "racun yang tidak membunuhmu akan menguatkan dirimu"

Musibah sarana mensucikan hati. Ibnu Qayyim radiallahuanhu berkata:

“Hati dan ruh bisa mengambil manfaat dari penderitaan dan penyakit yang merupakan urusan yang tidak bisa dirasakan kecuali jika di dalamnya ada kehidupan. Kebersihan hati dan ruh tergantung kepada penderitaan badan dan kesulitannya.” (Tuhfatul Mariidh hal 25)


maaf jika terdapat kata-kata yang salah dan menyinggung, karena saya manusia penuh ke khilafan.
Read more

artikel mentah

0
sebagai seorang pelajar yang merasakan dan terlibat langsung dengna proses pendidikan di Indonesia, masih banyak hal yang harus di rubah dan diperbaiki lagi agar pendidikan Indonesia bisa lebih maju dan dapat menjadi tonggak kemajuan bangsa.

pendidikan di Indonesia masih sangat terpaku sebatas terhadap sebuah "nilai" saja. seperti nilai yang tertera pada rapot, ijazah, dan lain sebagainya. sebagai alat ukur kemampuan intelektualitas seseorang. begitu banyak gelar yang tersemat di nama.

tetapi meskipun begitu jarang ada yang  benar-benar memberikan kontribusi. so, semestinya pendidikan di Indonesia janga hanya di orientasikan terhadap nilai saja. kita lebih sering diajarkan tentang teori-teori saja. dan selalu berpikir "inside the book" dalam pendidikan formal. dan mental yang sering terbentuk dari kita adalah mentalitas para "pengisi soal". mentalitas yang hanya dapat menggunakan penemuan-penemuan yang sudah ada, tanpa mampu menciptakan yang baru.

pendidikan juga bukan hanya mengajarkan tentang pelajaran-pelajaran tetapi juga harus mendidik moral dan mental menjadi seorang intelektual yg kompeten. mental kita harus di didik benar-benar menjadi seorang pelajar yang mampu bersaing. bukan cuma asal dapat nilai bagus. tetapi dapat berkontribusi terhadap ilmu-ilmu yang dipelajarinya dan juga terhadap masyarakat sekitar.

jadi, kalo Indonesia mau maju dan bisa di sebandingakan dengan negara-negara lain. kita harus belajar dan mampu mencipta, mampu memberikan kontribusi. dan semuanya dimulai dari kita saat ini. semuanya berada di pundak para kaula muda yang bergelar PELAJAR. jadi, jangan pernah malu menyandang nama pelajar karena nama inilah yang terus membuat dunia ini maju dan terus berkembang.

FINDRA
Read more

di setiap ucapan adalah doa

0
banyak sekali, pepatah-pepatah, hadist-hadist, ayat-ayat di dalam Al Qur'an, yang mengatakan bahwa kita harus menjaga lisan kita. "berkata-kata yang baiklah atau diam" seperti kira-kira pesannya. tetapi menjaga lisan bukan berarti hanya menjaga dari ucapan-ucapan kotor, tidak perlu, dan ucapan yg dapat menyakiti orang lain saja.

menjaga ucapan juga dapat berarti, menjaga lisan yg terucap secara langsung ataupun dengan hati. sebab ucapan kita, sebenarnya adalah doa. setiap ucapan kita akan menentukan apa yang kita lakukan. kata-kata yg kita keluarkan baik itu langsung dengan lisan ataupun hati, akan memprogram pikiran kita dan pikiran kita akan menggerakan tubuh kita untuk melakukan hal tersebut.

seperti ketika, kita bilang tidak bisa pada sebuah pekerjaan, kata-kata kita adalah doa.... ketika kita bilang ditak bisa, susah, rumit, pusing, dan lain sebagainya itu. otak kita akan memproses kata-kata itu. memprogramkannya kepada seluruh tubuh kita, bahwa kita tidak bisa mengerjakan pekerjaan itu. hingga akhirnya kita benar-benar tidak mampu untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.

karena itu, perkataan kita adalah senjata boomerang bagi kita. Ia adalah senjata yang begitu ampuh, tetapi terkadang juga dapat membahayakan diri kita sendiri. jadi kita harus dapat mengendalikannya agar perkataan kita menjadi senjata dan bekal bagi diri kita dalam proses kehidupan ini.

saya dan kita semua, harus lebih dapat menjaga perkataan baik dari lisan atau pun dari hati karena Rasulullah pernah mengingatkan untuk berhati-hati menjaga lisan. Karena lisan jauh, jauh lebih tajam dibandingkan pedang. setiap perkataan kita akan selalu di dengar oleh Allah, dan akan mengabulkan setiap doa dari umatnya, jadi marilah kita berdoa yg baik dan positif dengan perkataan lisan dan hati kita.
Read more

katakan, "terima kasih"

0
bagaimana seseorang disebut "kaya" atau di sebut "miskin"

apakah ketika seseorang mempunyai banyak harta dapat di sebut dirinya kaya?
apakah seseorang yg tinggal di sebuah rumah kecil dan bersekolah di tempat seperti di kandang ternak dapat di sebut miskin?

saya tegaskan disini jawabannya adalah : TIDAK

materi atau harta memang adalah salah satu faktor seseorang menjadi kaya atau miskin. akan tetapi harta tidak sepenuhnya dapat menyebabkan seseorang dapat disebut kaya. sebab tak jarang kita lihat ada orang yang, mempunyai banyak harta tetapi hidupnya tidak tenang. Ia selalu di bayangi ketakutan-ketakutan kalau harta yang selama ini Ia kumpulkan akan hilang, ada seseorang yg akan mengambilnya. maka materi, kedudukan, dan hal-hal yg berhubungan lainnya, belum tentu akan membuat kita menjadi seorang yang kaya.

sebab untuk dapat dikatakan kaya, kita hanya membutuhkan dua kata yang begitu ampuh dan akan membuat pikiran dan hati kita begitu tenang. yaitu ucapkan "terima kasih" berterima kasihlah karena dengan begitu kita akan merasa senang terhadap apa yg kita miliki. berterima kasih lah karena Allah mengajarkan kita untuk bersyukur atas nikmatnya yg begitu banyak dan tak terhitung kepada kita, setiap detik, dan sepesekian detik waktu, Allah memberikan nikmat kepada kita.

tarik nafas dengan kedaan rileks, dan bepikirlah....  kita semua  ini begitu kaya. maka ucapkanlah terima kasih kepada teman kita, kepada keluarga kita, guru kita, dan kepada masalah-masalah yg menimpa kita, sebab semuanya adalah nikmat bagi kita.

berterima kasihlah pada segala hal yg kita dapatkan hari ini, setiap hari.... maka kita akan menjadi kaya.  fokus saja pada apa yg kita dapatkan dan kita inginkan, lupakan hal-hal yg belum kita miliki, yang kita sesali. karena semakin kita memikirkannya kita akan semakin bimbang, dan hati kita hanya akan terisi dengan penyesalan, kekurangan, dan kebimbangan. maka kita akan menjadi miskin, yang sebenarnya.

maka ucapkanlah terima kasih.....

untuk saya sendiri dan kita semua agar dapat menjadi lebih baik dari hari ini

Read more

remember of that day, when everything was made

0
"And if a storm should come and if you face a wave, that may be the chance for you to be saved And if you make it through the trouble and the pain, that may be the time for you to know His name" itulah lagu yg saat ini gue dengarkan. yg dinyanyikan musisi hebat Yusuf Islam. untuk mengisi waktu kosong gue. terlebih lagi kata-katanya emang bener kena buat gue saat ini.

beberapa hari ini, atau paling nggak sekitar beberapa minggu. gue bingung harus berbuat apa. dan seperti selalu di posisikan salah.

sampai-sampai nggak tahu lagi harus gimana. gue pusing ampe pening nih kepala, di tambah kewajiban gue sebagai pelajar yg, terus-terusan di cekoking oleh tugas-tugas yg sebejibun banyaknya.

sampai-sampai fisik gue down setiap malem, lemes kayak orang kalah main tinju sama Mike Tyson dan kalah dalam setengah ronde.hahahahhaha, oke back to topic.

but, seperti seberkah sebuah cahaya, pada suatu malam yang tak terduga di kamar gue, pada tengah malam. ketika sedang duduk sambil membaca sebuah novel. di saat rada pegel sedikit, lalu mencoba bangun untuk melakukan sedikit peregangan. gue melihat benda sepasang berwarna hijau. dan disaat itu gue teringat semuanya.

masa dimana semuanya bersama, saat sebuah proses berjalan dalam pergeseran jarum jam yang seolah malasnya untuk bergerak. saat dimana segarnya air wudhu di waktu sholat. semunya terasa seperti terproyeksi ulang ke otak.

di saat itu gue teringat kata-kata "Kalian diciptakan untuk melakukan sesuatu yang besar" ucap seorang kaka, pada waktu itu.

hingga, akhirnya gue sadar. selama ini gue lupa, kalo gue udah di bina untuk bisa tahan di segala kondisi. dan masalah ini belum seberapa. dan karena gue yakin kalo nantinya bakalan datang lagi hal-hal yang bakalan lebih berat dan menekan di banding hal ini.dan gue sadar kalo segala yg telah di jalani itu, jangan hanya menjadi sebuah simbol belaka yang terpatri. tetapi juga terukir di hati.dan menjadi pengingat gue.

terima kasih buat masa itu, yang penuh dengan kenangan, terimakasih karena Allah sudah mengizinkan aku untuk dapat merasakan hal tersebut. terimakasih untuk masa-masa itu.........................................
Read more

efek makan bakso dan kehujanan

0
haloo!!! semuanya!
udah lama ya nggak ngeliat gue nyeleneh. sorry semunya ini semua karena sens of humor gue lagi hilang, malah gue jadi serius mulu. but sekarang gue bakalan nyeleneh kembali bersama kalian semua.... cekakakan bareng OKE!

ceritanya dimulai ketika gue pulang sekolah dengan badan lemes banget, berjalan melenggang keluar dari masjid Madani (masjid di samping sekolah gue) dengan wajah madesu abis, gue udah kayak zombie (oke lebay nggak separah itu)

dan entah kenapa, lidah gue kepengen ngerasain baso, so berhubung gue males jalan masuk lagi ke galas cuma buat makan baso, akhirnya gue pergi ke gapul lebih tepatnya di depannya. dan makan baso yg legendaris Si Pai.

semangkuk baso yang masih panas udah ada di tangan gue. dan dikarnakan mood gue yg lagi ambradul banget, gue langsung lahap tuh baso, tanpa perasaan. but, ketika suapan pertama gue langsung sadar kalo tuh baso panasnya minta ampun. dan seketika itu juga lidah gue langsung kelabakan, dan ampir aja semangkok baso itu tumpah.

alhasil, lidah gue langsung kerasa aneh. dan ini kerasa ampe tiga hari. sumpah dah gue sampe ga nafsu makan. gara-gara semau yang gue makan rasanya rada hambar.

sampai suatu ketika ketika gue baru pulang dari mentor, dan kehujanan, sampe gue harus lari sprint sampe rumah. dan akhirnya gue rada sakit. badan gue lemes banget+bengek-bengek+nggak nafsu makan. sampe cuma tiduran di kamar.

"Za! (klo di rumah gue dipanggilnya reza, rada aneh memang) ada ikan bakar ini! mau nggak?" ucap bokap gue, dengan wajah tersenyum.

"nggak, lagi sakit, nggak nafsu makan." jawab gue sambil telentang lemes.
dengan wajah terkejut bokap gue ngomong "tumben sakit, ga nafsu makan. biasanya makin parah makannya."
gila, padahal cuma nafsu makan.

well,emang sih. buat gue yg namanya makan itu nggak boleh ditinggalin. meskipun lu lagi sedih, entah ketika di tolah ma orang, cinta bertepuk sebelah kaki (oke makin sedeng gue), atau pun ketika gue lagi kena masalah yg mpe bikin mental gw down ex: hilangnya FD yg isinya semua data2 gue. nggak pernah yg namanya gue tinggalin makan 3 kali sehari. apa lagi kalo sakit bisa makin gila gue makannya bisa 4 atau 5 kali.

ya, intinya, kalo makan baso yg panas inget kalo lu punya yang namanya lidah. supaya bokap lu nggak kaget kalo anaknya yg biasanya rada sedeng kalo makan nggak kaget.
Read more

it's time to rise again

0


"perjuangan masih panjang. walau peluh dan darah terus bercucuran.... tapi ku yakin sesuatu yang indah menunggu di depan sana..."

kalimat ini ditulis oleh seorang kakak, dan kalimat ini emang ada benarnya. yah, paling tidak kalimat ini sangat mengena untuk ku. setelah semua yang terlewati dari mulai keputusan-keputusan yang ku ambil, yang terkadang membuat serasa darah bercucuran (lebay) sampai saat-saat indah, yg begitu manis tapi terasa berjalan singkat.
serius, terkadang rasanya saat-saat manis terasa berjalan begitu singkat, akan tetapi masa-masa sulit berjalan terasa begitu lamban dan seolah ingin terus melekat di punggung kita seperti parasit. 

tapi emang bener apa kata kaka ini, perjalanan masih panjang, dan pastinya suatu saat nanti atau mungkin esok (siapa yang tahu) akan datang lagi masa-masa sulit, lalu kemudian terganti kembali menjadi masa-masa indah, seperti sebuah siklus. tak perlu ku menyesal dengan sejarah yang telah terlewat. buat apa menangisi segalah hal yg telah berlalu, pun jika aku bersedih atau teriak sekencang-kencangnya waktu akan mundur kebalakang? tidak tentunya.

huh...., sudah cukup menjadi orang murung yang terus merasa bersalah dan mengutuk hal yang lalu. toh, aku masih bisa menikmati keindahan ini bersama orang-orang yang akan terus bersama dengan ku mendukung, dan mengingatkan ku di saat ku melenceng. walaupun satu hal telah berbeda, tapi segalanya akan tetap sama.... tawaku akan tetap sama seperti sebelumnya. dan keinginan ku akan tetap sama seperti sebelumnya.

semua yang kuhadapi ini belum seberapa, dibanding orang-orang besar yang harus benar-benar menderita, dari mulai kehilangan harta, keluarga, kehormatan, difitnah, di penjara, disiksa, dan diusir dari negerinya sendiri. maka yang kualami hanyalah sebuah terpaan angin lembut yang menyapa diriku.

seperti matra ampuh yang ku tahu: "man jadda wajada, man shabara zafira"



karena ku yakin segalanya adalah untuk kebaikan diriku.........
Read more
Powered By Blogger
 
Copyright 2009 just take it
Design by BloggerThemes